Hakikat Pendidikan Terpadu: Studi Kasus Filosofi dan Praktik di SMPIT Luqman Hakim
DOI:
https://doi.org/10.55123/didik.v1i4.314Keywords:
Integrated Education , Boarding School System , Insan Kamil , IPTEK-IMTAK Integration , Character EducationAbstract
Boarding school-based integrated education has developed into a leading model in Indonesia's modern Islamic education system, which aims to holistically integrate knowledge, faith, and manners. This qualitative research using a case study approach aims to examine the implementation of this model at SMP IT Luqman Hakim. Data were collected through in-depth interviews with stakeholders, participant observation, and curriculum document analysis. The findings reveal that this model is based on the philosophy of forming perfect human beings who integrate mastery of science and technology and faith and morals in a balanced manner. Its implementation is reflected in: (1) an integrated curriculum that combines science with the values of the Qur'an, (2) a 24-hour boarding school system that functions as a character laboratory through the habit of worship, instilling discipline, and the continuous internalisation of Islamic manners. This study concludes that the effectiveness of boarding school-based integrated education lies in the complete synergy between a strong philosophical foundation and structured and consistent practice in a controlled educational environment.
References
[1] Kementerian Agama RI, "Statistik Pendidikan Islam," Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Jakarta, 2020-2023.
[2] Kemendikbud, "Survei Nasional Pendidikan Karakter," Pusat Data dan Teknologi Informasi, Jakarta, 2022.
[3] Research Center for Islamic Education, "National Survey on Muslim Parents' Educational Preference," RCIE Press, Jakarta, 2023.
[4] S. Agus, "Integrasi Kurikulum Nasional dan Kurikulum Diniyah dalam Pembentukan Karakter Religius Peserta Didik," Jurnal Pendidikan Islam, pp. 145-162, 2020. Vol 2.
[5] L. Hakim, " Manajemen Boarding School dalam Membentuk Karakter Disiplin Siswa," Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, pp. 77-95, 2021, vol 5.
[6] S. M. N. Al-Attas, The Concept of Education in Islam, Kuala Lumpur: ISTAC, 1991.
[7] Fathurrohman, "Peran Guru dalam Internalisasi Nilai-Nilai Karakter melalui Pembelajaran Terpadu," Jurnal Edukasi Islami, pp. 89-104, 2019, Vol 9.
[8] Muhaimin, Paradigma Pendidikan Islam, Bnadung: Remaja Rosdakarya, 2015.
[9] Marzuki, Integrated Islamic Education: Theory and Practice, Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta Press, 2020.
[10] Nurochim, Pendidikan Karakterdi Era bGlobalisI: Tantangan danSolusi, Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2019.
[11] V. B. &. V. C. Clarke, "Using Thematic Analysis in Psichology," Qualitative Research in Psychology, vol. 3 (2), pp. 77-101, 2006.
[12] R. P. S. &. A. Hidayat, "Integrasi Kurikulum Pesantren dan Sekolah: Studi di Islamic Full Day School.," Jurnal Pendidikan Islam, vol. 10 (1), pp. 45-60, 2022.
[13] J. A. Idi, Filsafat Pendidikan: Manusia, Filsafat, dan Pendidikan, Jakarta: PT RajaGrafindo Persada (divisi Rajawali Pers), 2007.
[14] k. A. RI, "Profil Pneidikan Islam Terpadu di Indonesia," Puslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan., Jakarta, 2023.
[15] A. Nurdin, "Manajemen Kurikulum Berbasis Yayasan di Sekolah Islam," Jurnal manajemen pendidikan islam, vol. 15 (1), pp. 45-60, 2022.
[16] F. I. R. N. I. K. N. H. T. Fahmi Khumaini, "KEBIJAKAN PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM: KURKULUM DAN PENDEKATAN HUMANISTIK DI ERA DIGITAL," Jurnal pendidikan dan studi islam, vol. 8, 2022.
[17] A. Majid, Pembelajaran Kontekstual dalam Pendidikan Agama Islam., Bandung: Remaja Rosdakarya, 2021.
[18] B. Prasetyo, "Tantangan Implementasi Project-Based Learning dalam Pembelajaran PAI," Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, vol. 11(2), pp. 112-125, 2023.
[19] A. Purniadi Putra, "PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS IMTAQ," TA’LIMUNA, vol. 9, pp. 6-10, 2020.
[20] M. D. D. Maratua Harahap, "Integrasi Iptek dengan Imtaq pada pelajaran MIA di MAN Cendekia Tapanuli Selatan," Studi Multidisipliner, vol. 7, pp. 174-181, 2020.
[21] S. Hamzah, Kurikulum Diferensiasi untuk Sekolah Islam, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2022.
[22] M. Firdaus, "Manajemen Program Unggulan di Sekolah Islam Terpadu," Jurnal Adminitrasi, vol. 28(1), pp. 78-92, 2023.
[23] A. Azra, "Reinforcing Religious Moderation through Education in the Disruption Era," Journal of Islamic Education, vol. 2, pp. 1-12, 2019.
[24] B. Bernstein, "Vertical and Horizontal Discourse: An Essay," British Journal of Sociology of Education, vol. 2, pp. 157-173, 1999.
[25] M. Buchori, "Transformasi Pendidikan Indonesia," Quo adis Pustaka Alfabet, 2018.
[26] Mariyono, "Jurnal of educaton," URGENSI TAHFIZ AL-QUR’AN DI SEKOLAH DASAR, vol. 2, pp. 314-316, 2024.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Bunga Salwa, Mohammad Syaifuddin, Afif Sulton, Dewi Istiqomah, Dewi Aliya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
Penulis mengakui bahwa Jurnal Bersama Ilmu Pendidikan (DIDIK) sebagai publisher yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain, seperti: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dan lain-lain. Dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Jurnal Bersama Ilmu Pendidikan (DIDIK).




















