Analisis Hambatan Pertumbuhan Perbankan Syariah di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.55123/ekonom.v1i1.107Keywords:
Islamic Banking , Barriers , GrowthAbstract
The growth of Islamic banking tends to be slower when compared to national banking, which shows that there are still various challenges or obstacles that must be overcome by Islamic banking. Similarly, the great potential that should be owned to boost the development of Islamic banking. However, the reality is that until now, the growth rate of Islamic banking is still far behind that of conventional banks. The purpose of this study is to reveal the various obstacles faced by Islamic banking in Indonesia in its growth process. This research is descriptive qualitative in nature, using data collection techniques through interviews and documentation. The findings of this study show that the barriers to the growth of Islamic banking in Indonesia include the lack of human resources who understand Islamic banking well, the lack of socialization received by the public, the low literacy about Islamic banking among the public, the lack of enthusiasm and public trust in Islamic banking, and the delay in the existence of regulations that specifically regulate Islamic banking. This does not only apply to delays or barriers in the growth of Islamic banking in Indonesia, but also applies nationally.
References
Apriyanti, Hani Werdi. (2017). Perkembangan Industri Perbankan Syariah di Indonesia: Analisis Peluang dan Tantangan. Fakultas Ekonomi UNISSULA. Maksimum, Vol. 1, No. 1, September 2017
Arifin, M. (2009). Perbankan Syariah: Teori dan Praktik. Jakarta: Pustaka Alvabet.
Rusydiana, Aam Slamet. 2016. Analisis Masalah Pengembangan Perbankan Syariah di Indonesia: Aplikasi Metode Analytic Network Process. Esensi: Jurnal Bisnis dan Manajemen. Volume 6 (2), Oktober 2016 hlm. 237-246.
Gustina. 2011. Islamic Banking System: Studi Analisis Perkembangan Perbankan Syariah di Indonesia. Jurnal Akuntansi & Manajemen. Vol 6 No.1 Juni 2011 hlm. 67-77.
Ismail. (2011). Perbankan Syariah, Jakarta: Prenada Media Group.
Indrati, 2007. Regulasi sebagai sumber hukum formil dalam perbankan syariah dan implikasinya terhadap pertumbuhan sektor perbankan di Indonesia.
Kasmir. (2009). Bank dan Lembaga Keuangan Syariah. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada
Kemu, Suparman Zen. (2011). Literasi Pasar Modal Indonesia. Pusat Kebijakan Sektor, Badan Kebijakan Fiskal, Kementerian Keuangan, Jl. Dr Wahidin Raya No.1, Jakarta Pusat. Kajian Vol.21 No.2, Juni 2016
Moleong, L. J. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya
Patulak, M. R., Tania, M., Pratitha, N. K., & Wafaretta, V. (2022). Analisis Faktor Penghambat Pertumbuhan Bank Syariah di Indonesia. Prosiding National Seminar on Accounting , Finance , 2(7), 294–299.
Sjahdeini, Sutan Remy. (2014). Perbankan Syariah Produk-produk dan Aspek-aspek Hukumnya. Jakarta: Prenadamedia Grup
Sari, Mutiara Dewi, dkk. (2013). Perkembangan Perbankan Syariah di Indonesia:Suatu Tinjauan. Jurnal Aplikasi Bisnis, Vol.3 No.2, April 2013
Subandi. 2012. Problem dan Solusi Pengembangan Perbankan Syariah Kontemporer di Indonesia. Al-Tahrir Vol. 12, No. 1 Mei 2012 hlm. 1-19.
Yulianti, Rahmah. (2015). Pengaruh Minat Masyarakat Aceh terhadap Keputusan Memilih Produk Perbankan Syariah di Kota Banda Aceh. Universitas Serambi Mekkah. Jurnal Dinamika Akuntansi dan Bisnis, Vol.2 No.1, Maret 2015
Wilayah, L. (2020). Penerapan Praktik Green Banking Pada Bank. 17(2), 233– 246.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nur Vitriani, Anggun Okta Fitri, Sherly Etika Sari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
Penulis mengakui bahwa Jurnal Bersama Ilmu Ekonomi (EKONOM) sebagai publisher yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain, seperti: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dan lain-lain. Dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Jurnal Bersama Ilmu Ekonomi (EKONOM).





















